FIWS Ungkap Tiga Alasan Penjajah Yahudi Berani Merobek Piagam PBB

Mei 30, 2024
0 Dibaca
FIWS Ungkap Tiga Alasan Penjajah Yahudi Berani Merobek Piagam PBB

Tsaqofatuna.id - Direktur Forum on Islamic World Studies (FIWS), Farid Wadjdi ungkap tiga alasan entitas penjajah Zionis Yahudi (Israel) berani merobek Piagam PBB.

"Pertama, karena entitas penjajah Yahudi mengetahui, apapun yang mereka lakukan itu didukung oleh Amerika Serikat (AS). Amerikalah yang sebenarnya memiliki kepentingan," ujarnya dalam Kabar Petang: Amerika Sponsor Utama Terorisme? Dikanal Youtube Khilafah News, Rabu (22/5/2024).

Farid menjelaskan, AS sebagai pemilik hak veto di PBB dan sekutu-sekutu negara Baratnya memiliki kepentingan terhadap keberadaan entitas penjajah Yahudi untuk memecah belah dan menimbulkan kekacauan di negeri-negeri Islam.

Menurut Farid merupakan kepentingan imperialisme Barat untuk mencegah penyatuan dan kebangkitan umat Islam di dunia seperti yang pernah dikatakan Perdana Menteri Inggris Henry Campbell Bannerman pada tahun 1906.

"Dia katakan, ada satu kawasan di dunia yang memiliki satu keyakinan, satu bahasa, satu komunitas dan memiliki kekayaan alam yang luar biasa. Jikalau bangsa-bangsa ini bersatu, maka dunia akan mereka kuasai. Siapa yang mereka maksud? Itu adalah negeri-negeri Islam di Timur Tengah," sebutnya.

Maka kata Farid, Barat yang pada awalnya melalui Inggris telah membidani kelahiran entitas penjajah Yahudi ini dengan Deklarasi Balfour, kemudian mempermudah atau melegitimasi masuknya orang-orang Yahudi ke Palestina yang diperkuat oleh PBB.

"Jadi, keberadaan entitas penjajah Yahudi ini dibutuhkan Barat. Entitas penjajah Yahudi tahu, apapun yang mereka lakukan akan didukung oleh Amerika Serikat , karena Amerika Serikat juga telah mengatakan bahwa membela entitas penjajah Yahudi ini adalah harga mati," tegasnya.

Kedua, lanjut Farid, entitas penjajah Yahudi mengetahui bahwa penguasa-penguasa negeri Islam terutama penguasa Arab tidak akan melakukan apapun.

"Tidak akan melakukan tindakan yang signifikan untuk menghancurkan mereka, karena penguasa-penguasa Arab ini berada di bawah kendali Amerika Serikat dan tunduk kepada Amerika Serikat. Itu diketahui persis oleh entitas penjajah Yahudi. Ini tentang pengkhianatan penguasa Arab," tandasnya.

Ketiga, sambungnya, entitas penjajah Yahudi juga mengetahui bahwa negeri-negeri Islam sekarang ini sulit untuk disatukan, itu karena adanya sistem politik yang direkayasa oleh Barat. Yaitu, sistem politik negara bangsa yang telah memecah belah negeri-negeri Islam, termasuk negeri-negeri Islam di wilayah Arab.

"Negara-negara bangsa inilah yang lahir dari rahim kolonialisme yang menjadi semacam penjara besar menghalangi umat Islam untuk bersatu," imbuhnya memungkasi.

Sebelumnya, Duta Besar Israel untuk PBB Gilad Erdan, secara dramatis merobek-robek salinan PBB pada pertemuan Majelis Umum yang diadakan pada Jumat (10/5/2024). Erdan memprotes keputusan Majelis Umum PBB yang memilih mengakui keanggotaan penuh Palestina di badan internasional tersebut.

Saat berpidato di depan majelis, menggunakan mesin penghancur mini Erdan pun menghancurkan salinan perjanjian dasar PBB sambil mengecam negara-negara yang mendukung resolusi tersebut dan berteriak, “Kamu memalukan!” [] Muhar

Share this

Latest
Previous
Next Post »
Give us your opinion